Kamis, 13 November 2008

SUMATRA BARAT


Sumatera Barat adalah sebuah provinsi yang terletak di pulau Sumatra, Indonesia. Provinsi ini adalah provinsi terluas kesebelas di Indonesia.

Geografi

Danau Maninjau, salah satu danau di Sumatera Barat

Sumatera Barat berada di bagian barat tengah pulau Sumatera dengan luas 42.297,30 km² . Provinsi ini memiliki dataran rendah di pantai barat, serta dataran tinggi vulkanik yang dibentuk Bukit Barisan yang membentang dari barat laut ke tenggara. Kepulauan Mentawai yang terletak di Samudera Hindia termasuk dalam provinsi ini. Garis pantai Sumatera Barat seluruhnya bersentuhan dengan Samudera Hindia sepanjang 375 km.

Danau yang berada di Sumatera Barat adalah Maninjau (99,5 km²), Singkarak (130,1 km²), Diatas (31,5 km²), Dibawah (Dibaruh) (14,0 km²), Talang (5,0 km²)

Beberapa sungai besar di pulau Sumatera berhulu di provinsi ini, yaitu Sungai Siak, Sungai Rokan, Sungai Inderagiri (disebut sebagai Batang Kuantan di bagian hulunya), Sungai Kampar dan Batang Hari. Semua sungai ini bermuara di pantai timur Sumatera, di provinsi Riau dan Jambi.

Sungai-sungai yang bermuara di pantai barat pendek-pendek. Beberapa di antaranya adalah Batang Anai, Batang Arau, dan Batang Tarusan.

Gunung-gunung di Sumatera Barat adalah Marapi (2.891 m), Sago (2.271 m), Singgalang (2.877 m), Tandikat (2.438 m), Talakmau (2.912 m), Talang (2.572 m).

Keanekaragaman hayati

Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang kaya dengan sumber keanekaragaman hayati. Sebagian besar wilayahnya masih merupakan hutan alami dan dilindungi.

Dalam hutan tropis di Sumatera Barat dapat dijumpai berbagai spesies langka, misalnya: Rafflesia arnoldii (bunga terbesar di dunia), Harimau Sumatra, siamang, tapir, rusa, beruang, dan berbagai jenis burung dan kupu-kupu.

Terdapat dua Taman Nasional di provinsi ini: Taman Nasional Siberut yang terdapat di Pulau Siberut (Kabupaten Mentawai) dan Taman Nasional Kerinci Seblat. Taman Nasional terakhir ini wilayahnya membentang di empat provinsi: Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, dan Sumatra Selatan.

Selain kedua Taman Nasional tersebut masih ada beberapa cagar alam lainnya, yaitu Cagar Alam Rimbo Panti, Cagar Alam Lembah Anai, Cagar Alam Batang Palupuh, Cagar Alam Lembah Harau, Taman Raya Bung Hatta, dan Cagar Alam Beringin Sakti.

Sumber daya alam

Batubara, Batu besi, Batu galena, Timah hitam, Seng, Manganase, Emas, Batu kapur (Semen), Kelapa sawit, Perikanan, Kakao.


Pariwisata, Seni dan Budaya

Istano Basa di Pagaruyung dibangun dengan arsitektur khas Minang
Jembatan akar, objek turis yang potensial untuk dipopulerkan

Pariwisata

Di propinsi ini bisa kita temui hampir semua jenis objek wisata alam seperti laut, pantai, danau, gunung dan ngarai, selain objek wisata budaya. Akomodasi hotel sudah mulai banyak mulai dari kelas melati sampai bintang empat. Agen tour & travel di bawah keanggotaan ASITA Sumatera Barat sudah lebih dari 100 buah. Untuk melengkapi fasilitas penunjang pariwisata, pemerintah juga menyediakan kereta wisata yang beroperasi pada jam-jam tertentu.

Objek-objek wisata yang menarik dan banyak dikunjungi wisatawan ialah:

Musik

Nuansa Minangkabau yang ada di dalam setiap musik Sumatra Barat yang dicampur dengan jenis musik apapun saat ini pasti akan terlihat dari setiap karya lagu yang beredar di masyarat. Hal ini karena musik Minang bisa diracik dengan aliran musik jenis apapun sehingga enak didengar dan bisa diterima oleh masyarakat. Unsur musik pemberi nuansa terdiri dari instrumen alat musik tradisional saluang, bansi, talempong, rabab, dan gandang tabuik.

Musik Minangkabau berupa instrumentalia dan lagu-lagu dari daerah ini pada umumnya bersifat melankolis. Hal ini berkaitan erat dengan struktur masyarakatnya yang memiliki rasa persaudaraan, hubungan kekeluargaan dan kecintaan akan kampung halaman yang tinggi ditunjang dengan kebiasaan pergi merantau.

Industri musik di Sumatra Barat semakin berkembang dengan munculnya seniman-seniman Minang yang bisa membaurkan musik modern ke dalam musik tradisional Minangkabau. Perkembangan musik Minang modern di Sumatra Barat sudah dimulai sejak tahun 1950-an ditandai dengan lahirnya Orkes Gumarang.



Senin, 10 November 2008

SUMATRA UTARA


Provinsi Sumatera Utara terletak pada 1° - 4° Lintang Utara dan 98° - 100° Bujur Timur, Luas daratan Provinsi Sumatera Utara 71.680 km².

Sumatra Utara pada dasarnya dapat dibagi atas:

  • Pesisir timur
  • Pegunungan Bukit Barisan
  • Pesisir barat
  • Kepulauan Nias.
  • Kepulauan Batu.
  • Pulau Samosir di danau Toba.


Sumatera Utara adalah sebuah provinsi yang terletak di Pulau Sumatera, berbatasan dengan Aceh di sebelah utara dan dengan Sumatera Barat serta Riau di sebelah selatan.

Provinsi ini terutama merupakan kampung halaman suku bangsa Batak, yang hidup di pegunungan dan suku bangsa Melayu yang hidup di daerah pesisir timur. Selain itu juga ada suku bangsa Nias di pesisir Barat Sumatera, Mandailing, Jawa dan Tionghoa.


Provinsi Sumatera Utara terletak pada 1° - 4° Lintang Utara dan 98° - 100° Bujur Timur, Luas daratan Provinsi Sumatera Utara 71.680 km².

Sumatra Utara pada dasarnya dapat dibagi atas:

  • Pesisir timur
  • Pegunungan Bukit Barisan
  • Pesisir barat
  • Kepulauan Nias.
  • Kepulauan Batu.
  • Pulau Samosir di danau Toba.

DAERAH WISATA


BERASTAGI


Berastagi adalah tujuan wisata utama di Tanah Karo yang terletak di ketinggian sekitar 4.594 kaki dari permukaan laut dan dikelilingi barisan gunung-gunung, memiliki udara yang sejuk dari hamparan perladangan pertaniannya yang indah, luas, hijau. Brastagi merupakan daerah tujuan wisata yang memiliki fasilitas lengkap di Tanah Karo, seperti hotel berbintang, restoran, golf dan lain-lain sampai kepada hotel yang tarifnya relatif dapat terjangkau. Brastagi juga dikenal dengan julukan kota Markisa & Jeruk Manis .

Dari kota Markisa & Jeruk Manis Berastagi, para pengunjung akan menikmati pemandangan yang indah ke arah pegunungan yang masih aktif, yaitu gunung Sibayak dan gunung Sinabung.

Berastagi


Berastagi

Untuk mendaki gunung Sibayak diperlukan waktu lebih kurang 3 jam perjalanan dan kita bisa menikmati pemandangan yang indah di pegunungan tersebut atau perlu waktu 3 sampai 4 jam perjalanan di hutan untuk melihat kekayaan alam di dalamnya baik flora maupun fauna di sekitar hutan tersebut.

Selain buah - buahan, Berastagi juga terkenal sebagai penghasil berbagai jenis sayur - sayuran, buah - buahan dan bunga - bunga. Di kota Berastagi dilaksanakan beberapa peristiwa pariwisata antara lain Pesta Bunga Buah dan festival kebudayaan Pesta Mejuah - juah yang diadakan setiap tahun. Tanah Karo juga memiliki tradisi yang telah turun temurun dilakukan yaitu Kerja Tahun yang diselenggarakan setiap tahun oleh orang - orang Karo yang tinggal di daerah tersebut ataupun yang sudah merantau datang kembali ke perkampungan yang memiliki hubungan keluarga untuk saling berkunjung dan bersilaturahmi.



DANU TOBA


Danau Toba adalah sebuah danau vulkanik dengan ukuran luas 100km x 30km di Sumatera Utara, Sumatera, Indonesia. Di tengah danau ini terdapat sebuah pulau vulkanik bernama Pulau Samosir.

Danau Toba sejak lama menjadi daerah tujuan wisata penting di Sumatera Utara selain Bukit Lawang dan Nias, menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.


Asal-usul

Diperkirakan Danau Toba terjadi saat ledakan sekitar 73.000-75.000 tahun yang lalu dan merupakan letusan supervolcano (gunung berapi super) yang paling baru. Bill Rose dan Craig Chesner dari Michigan Technological University memperkirakan bahwa bahan-bahan vulkanik yang dimuntahkan gunung itu sebanyak 2800km3, dengan 800km3 batuan ignimbrit dan 2000km3 abu vulkanik yang diperkirakan tertiup angin ke barat selama 2 minggu. Debu vulkanik yang ditiup angin telah menyebar ke separuh bumi, dari cina sampai ke afrika selatan. Letusannya terjadi selama 1 minggu dan lontaran debunya mencapai 10 KM diatas permukaan laut.

Kejadian ini menyebabkan kematian massal dan pada beberapa spesies juga diikuti kepunahan. Menurut beberapa bukti DNA, letusan ini juga menyusutkan jumlah manusia sampai sekitar 60% dari jumlah populasi manusia bumi saat itu yaitu sekitar 60 juta manusia. Letusan itu juga ikut menyebabkan terjadinya zaman es, walaupun para ahli masih memperdebatkan soal itu.

Setelah letusan tersebut, terbentuk kaldera yang kemudian terisi oleh air dan menjadi yang sekarang dikenal sebagai Danau Toba. Tekanan ke atas oleh magma yang belum keluar menyebabkan munculnya Pulau Samosir.

Minggu, 09 November 2008

IRIAN JAYA


Papua adalah sebuah provinsi Indonesia yang terletak di bagian barat Pulau Papua atau west New Guinea. Belahan timurnya merupakan negara Papua Nugini atau east New Guinea.

Provinsi Papua dulu mencakup seluruh wilayah Papua bagian barat, sehingga sering disebut sebagai Papua Barat terutama oleh Organisasi Papua Merdeka (OPM), para nasionalis yang ingin memisahkan diri dari Indonesia dan membentuk negara sendiri. Pada masa era kolonial Belanda, wilayah ini dikenal sebagai Nugini Belanda (Nederlands Nieuw-Guinea atau Dutch New Guinea). Setelah berada di bawah penguasaan Indonesia, wilayah ini dikenal sebagai Provinsi Irian Barat sejak tahun 1969 hingga 1973. Asal kata Irian adalah Ikut Republik Indonesia Anti-Netherland. Namanya kemudian diganti menjadi Irian Jaya oleh Soeharto pada saat meresmikan tambang tembaga dan emas Freeport, nama yang tetap digunakan secara resmi hingga tahun 2002.

Nama provinsi ini diganti menjadi Papua sesuai UU No. 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Papua. Pada tahun 2004, disertai oleh berbagai protes, Papua dibagi menjadi dua provinsi oleh pemerintah Indonesia; bagian timur tetap memakai nama Papua sedangkan bagian baratnya menjadi Provinsi Irian Jaya Barat (sekarang Papua Barat). Bagian timur inilah yang menjadi wilayah Provinsi Papua pada saat ini.

Kata Papua sendiri berasal dari bahasa melayu yang berarti rambut keriting, sebuah gambaran yang mengacu pada penampilan fisik suku-suku asli.

  1. Luas : 420.540 km²
  2. cuaca : 1800- 3000mm
  3. suhu :19-28°C
  4. kelembaban : 80 %




Pariwisata Irian Jaya:
Dari Dasar Laut sampai Puncak Salju Abadi

EMPAT belas kabupaten/kota di Irian Jaya mempunyai keunikan dan daya tarik tersendiri. Ada wisata bahari dengan keindahan taman laut, wisata budaya, sejarah, fauna, dan flora. Sayang, semuanya belum digarap secara profesional. Semuanya masih alamiah dan penduduk di wilayah pedalaman masih terkesan sangat primitif.Sampai tahun 1962 Jayapura disebut Hollandia, kemudian berubah menjadi Kota Baru, Soekarnoputra, dan akhirnya Jayapura. Di sana terdapat sebuah museum menyediakan seluruh budaya di Irja seperti ukiran dari berbagai kabupaten, alat perang, alat pertanian tradisional, perahu adat, tenunan adat, tarian, alat dapur nenek moyang dari batu dan kayu, ritus-ritus, dan peninggalan purbakala.

saljuirian.jpg (17051 bytes)

Terdapat tugu Jenderal Douglas McArthur peninggalan Perang Dunia II di Sentani. Tentara sekutu pada tahun 1942 telah menjadikan Jayapura sebagai basis kekuatan tentara di Pasifik Selatan melawan Jepang yang bermarkas di Biak. Jayapura pada masa Perang Dunia II menjadi pusat kegiatan intelijen tentara Sekutu.

Di sebelah utara monumen McArthur, pada ketinggian 325 meter terdapat dataran Pegunungan Cyclops dengan puncak Gunung Dofonsoro. Daerah ini sangat indah dan menjadi pangkalan pertahanan McArthur.

"Dari puncak Cyclops dapat dipantau Danau Sentani dengan air yang bening biru. Danau seluas 9.670 hektar sebagai tempat mata pencarian penduduk Sentani dan sekitarnya. Di danau itu dijadikan tempat rekreasi, memancing dan berlayar santai," kata Kasi Pelayanan Informasi Dinas Pariwisata Irja Dra Fidella Retob.

Terdapat monumen peringatan pendaratan tentara Sekutu pertama 22 April 1944 di Pantai Hamadi, dipimpin Jenderal Douglas McArthur. Di Taman Imbi, terdapat monumen peringatan Komodor Yos Sudarso yang gugur di Laut Aru melawan tentara Belanda.

Ditemukan pula Pantai Base G dengan pasir putih berhampar luas dan laut yang tembus sinar Matahari sampai ke dasar. Base G sebagai pusat logistik tentara Sekutu.

Taman buaya ditemukan di Entrop, lima kilometer dari Kota Jayapura. Di taman itu ditemukan sekitar 25.000 ekor buaya Irian.

Teluk Yotefa, di sekitar teluk ini ditemukan tiga kampung tua disebut Engros, Tobati, dan Nafri. Dari tiga kampung ini ditemukan adat dan tradisi tua yang sangat khas seperti pemilihan ketua adat, adat perkawinan, dan adat membangun rumah.

Terdapat gelanggang remaja untuk rekreasi, mancing ikan, olahraga, dan lomba dayung perahu tradisional di Danau Sentani. Upacara-upacara adat di danau Sentani menjelang pernikahan dan setelah kematian.

***

DARI Jayapura terus berlayar dengan perahu menuju Biak. Di sana terdapat upacara adat disebut Wor Barapen, sebuah kebiasaan kaum muda dan orangtua untuk menginjak batu karang tajam yang sudah dibakar. Seorang pimpinan spritual dengan kemampuan magis membacakan doa bagi orang lain yang sedang berjalan di atas batu-batu itu. Jika kaki terluka, orang itu terlalu banyak dosa.

Adat perkawinan tradisional yang disebut orang Biak Munara Yakyaker Purbakbuk. Yakyaker artinya membiarkan seorang pengantin wanita pergi ke kediaman pengantin pria. Ini merupakan perayaan adat terbesar selama hidup di Biak, dirayakan sampai tujuh hari.

Taman Burung di Desa Rim, Kecamatan Biak Timur. Banyak burung khas Irja dan burung-burung langka di Indonesia dapat ditemukan di taman burung Rim dengan luas dua hektar.

Kepulauan Padaido terdiri dari 30 buah pulau kecil dan besar disebut Pulau-pulau Schouten seorang berkebangsaan Belanda. Pulau itu ditemukan tahun 1602.

Padaido memiliki keindahan taman laut berkelas dunia. Laut yang jernih dengan berbagai tumbuhan laut termasuk terumbu karang di dalamnya. Dua pulau kecil paling indah yakni Ureb dan Mansurbabo dengan terumbu karang, pantai pasir putih sepanjang bibir pantai. Sinar Matahari dapat menembus air laut sampai ke dasar laut. Kepulauan Padaido dapat digunakan diving, menyelam dan menyaksikan coral di dalam dasar laut.

Kepulauan Padaido (Biak) memiliki taman laut berkelas dunia. Pagi hari, ketika Matahari menukik di balik bukit Padaido, sinar Matahari mulai memancar indah ke dasar laut. Segala tumbuh-tumbuhan laut, ikan, dan terumbu karang dapat dipantau dari darat. Dasar laut dengan pasir putih membuat panorama di perairan Padaido semakin asyik dinikmati.

Dennis Orchid Park adalah taman di depan Kepulauan Padaido yang menyediakan tumbuh-tumbuhan alamiah khas di Biak. Berbagai jenis anggrek dapat ditemukan di taman itu, di Desa Sumberker. Anggrek tersebut merupakan asli Irja dan tidak pernah dicampur zat kimia lain.

Pantai Imfendi terletak di Desa Adoki. Pantai tropis ini sangat indah untuk rekreasi dan santai. Terdapat hamparan pasir putih dengan air laut yang bening.

Sungai Biru yang mengalir di dalam terowongan (goa) sampai ke laut. Di dalam goa itu ditemukan stalaktit dan stalagmit. Sungai ini terdapat di Desa Parai.

Di Biak ditemukan Museum Cenderawasih yang berisikan benda-benda tradisional dan adat budaya khas Biak, senjata Perang Dunia II dari Jepang dan Sekutu, patung tradisional dari kayu menggambarkan nenek moyang Biak Numfor serta suku-suku di Biak.

Di sana juga terdapat goa Jepang berisikan sejumlah tengkorak Jepang. Tengkorak Jepang ini menjadi obyek wisata yang menarik. Banyak warga Jepang sebelum krisis moneter, datang ke Biak melihat goa Jepang. Sekitar 5.000 serdadu Jepang mati terbunuh di dalam goa itu. Kedalaman goa itu sampai 100 meter.

***

YAPEN Waropen dikenal sebagai salah satu kabupaten yang bersejarah di Irian Jaya. Di tempat ini Dr Sam Ratulangi dibuang. Kemudian ia mengumpulkan para pemuda di Serui untuk membangun kekuatan melawan Belanda. Salah satu putra Serui yang bekerja sama dengan Sam Ratulangi mengusir Belanda adalah Silas Papare. Serui sebagai pusat perjuangan rakyat Irja merebut kemerdekaan bersama Indonesia.

Ditemukan kelompok masyarakat tradisional Serui yang tinggal di permukaan laut dengan membuat gubuk-gubuk dari kayu-kayu. Sagu adalah makanan khas kelompok suku ini dengan suguhan khas yang disebut Sagu Forna.

Pantai Mariadei dan Pantai Aromarea memiliki pasir putih, laut bening, dan tempat rekreasi penduduk lokal setiap hari libur. Pada sore hari situasi pantai sangat ramai dikunjungi masyarakat. Di sini juga terdapat terumbu karang yang sangat indah.

Terdapat tiga telaga biru, dekat Desa Saranwandori sehingga disebut telaga biru Saranwandori. Di sekitar itu terdapat air terjun Haribi dengan ketinggian 10 meter.

Sisa-sisa Perang Dunia II juga terdapat di Kabupaten Manokwari. Kabupaten ini memiliki sebuah gunung seperti meja disebut Gunung Meja, yang dipakai tentara Jepang sebagai pusat pertahanan. Di sekitar itu terdapat lokasi yang sangat cocok untuk hiking, piknik, dan rekreasi.

Pulau Mansinam yang bersejarah di Manokwari terletak di Teluk Doreri dengan sejumlah monumen peringatan iman kepercayaan Kristiani pertama masuk Irja. Injil pertama masuk di pulau itu 5 Februari 1855 oleh dua misionaris barat yakni Otto (Belanda) dan Geisler (Jerman). Kini dibangun sekolah Theologia Otto dan Geisler di Jayapura.

Di Mansinam ditemukan sebuah sumur tua di samping kuburan kedua misionaris asing itu. Di sebelah utara pulau Mansinam terdapat taman laut yang indah dengan pantai pasir putih sepanjang pulau itu. Hutan asli dengan beranekaragam pohon sebagai tempat hunian satwa liar seperti burung cenderawasih, kuskus, kanguru, dan kasuari.

Sorong berasal dari kata Biak berarti laut terdalam, karena orang Biak pertama yang menemui daerah ini sebelum Belanda tiba di Irja. Sorong pernah dibawah kekuasaan Sultan Key Raha dari Tidore. Tahun 1932 sebuah perusahaan minyak Belanda memulai eksploitasi minyak di Klamone dan membangun permukiman di Sorong. Sebelum tahun 1969 Sorong menjadi sub bagian dari Kabupaten Manokwari.

Sorong memiliki pantai pasir putih yang luas, dan indah terutama di daerah kepala burung dan sekitarnya. Di sana banyak warga lokal mengunjungi daerah itu pada hari libur dan sore hari. Mereka juga menggelar kerajinan tradisional dan makanan ringan di pantai itu.

Disamping itu ada tebing (batu karang) yang dapat digunakan untuk diving. Ditemukan terumbu karang di dasar laut dengan taman laut yang indah. Pesisir pantai dihiasi hutan bakau. Di Pantai Jamursba Medi terdapat penyu belimbing dengan panjang 1,5 meter.

Terdapat 600 pulau kecil dengan keunikan masing-masing. "Kita dapat berlayar dari pulau yang satu ke pulau lain sambil menikmati taman laut yang indah dengan air laut yang bening. Monumen Arfak peringatan Perang Dunia II, sebuah patung dari perunggu simbol kekuatan Shinto juga ada di sini," ujar Retob.

Di Pulau Waigeo, terdapat sejumlah burung indah di Irja seperti cenderawasih, kakatua hitam, betet, nuri, dan seterusnya. Butuh waktu lima jam dengan speed boat dari Sorong menuju pulau itu. Pulau ini belum banyak dihuni penduduk sehingga masih banyak ditemukan binatang-binatang khas Irja.

Selain itu Fakfak yang didirikan 16 November 1900 atas perintah Gubernur Belanda waktu itu dan diperingati sampai hari ini sebagi hari lahir Fakfak. Setiap 16 November Fakfak diperingati dengan berbagai tarian adat, lagu-lagu daerah, olahraga, dan lomba dayung. Di pantai Fakfak ditemukan bekas tapak tangan di wadas di pesisir pantai yang diperkirakan sudah ada sejak tahun 1800-an.

Di Fakfak ditemukan sejumlah meriam peninggalan Perang Dunia II di Desa Sisir, Kecamatan Kokas. Di sana ditemukan juga goa Jepang yang digunakan untuk tempat persembunyian para tentara Jepang.

Di Kecamatan Kaimana ditemukan sejumlah relief kuno seperti sejumlah goa tua, kerangka burung garuda di Desa Lobo. Di kaki bukit Lobo dapat ditemukan sebuah salib dari garnisum tua disebut "Fort du Bois" didirikan Belanda tahun 1838. Dapat dilihat buaya dan ikan paus serta taman mutiara yang indah di Pantai Kaimana. Ingat lagu Senja di Kaimana.

Taman Nasional Laurentz terletak di Paniai, Puncak Jaya, Jayawijaya, dan Merauke. Di Puncak Jaya atau puncak Cartenz terdapat puncak salju abadi. Puncaknya bertudung es. Puncak Jaya ini tadinya disebut puncak Cartenz, sebuah puncak gunung yang ditemukan oleh orang Belanda tahun 1678.

Puncak Cartenz dengan tudung es abadi di puncaknya merupakan satu-satunya keindahan alam yang ada di Asia Tenggara. Mampukah kita merawat dan memelihara keajaiban alam ini bagi anak cucu ?